Di tahun 2040, teknologi sudah sangat maju. Pertandingan tinju antara manusia melawan manusia sudah tidak ada lagi. Pertandingan tinju sudah dilakukan oleh robot-robot canggih.
Charlie Kenton, yang masa mudanya adalah seorang petinju hebat, harus pensiun dini karena memang pada tahun itu sudah tidak ada lagi pertandingan tinju antar manusia.
Dan dia terpaksa mengikuti arus dengan harus bertempur menggunakan robot juga. Awalnya dia memiliki robot bernama AMBUSH yang tidak terkenal. Pada pertandingan pertamanya , AMBUSH melawan banteng yang juara dua tahun lalu. Dia bertaruh 20.000 dolar untuk kemenangan robotnya. Atas kecerobohannya sendiri, AMBUSH yang sudah di ambang kemenangan hancur lebur oleh seekor banteng.
Dan ternyata, Charlie memiliki putra bernama Max. Karena Charlie memang hidup kesusahan, dia menjual anaknya sendiri ke seorang pengusaha kaya yang membayarnya 70.000 dollar. Namun, Max meski sudah dijual dititipkan kepada Charlie kaarena orang tua baru Max akan ke Eropa.
